Headset VR/AR mana yang tepat bagimu? (+Infografis)

Kalau ada judul seperti Headset VR/AR mana yang tepat bagimu? berarti harusnya isi kontennya kurang lebih mengenai komparasi. Perbandingan. Panduan membeli.

Pasar virtual reality sungguh berkembang cepat sejak Google Cardboards menjadi satu-satunya pilihan headset virtual reality kala itu. Sekarang, sudah ada berbagai pilihan hardware sesuai kebutuhan untuk headset virtual reality dan augmented reality.

Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) menawarkan banyak sekali kegunaan, mulai dari pengalaman video gameplay yang berbeda hingga membantu pelaku bisnis memvisualisasikan dan mendesain produk, posibilitas-nya masih banyak yang bisa digarap.

Virtual Reality vs. Augmented Reality

Sebelum mengambil keputusan headset mana yang hendak kamu beli, kalau belum paham VR dan AR sebaiknya dipahami dulu. Kalau sudah paham di-skip boleh.

VR adalah simulasi atau re-kreasi buatan dan dibuat oleh komputer dari lingkungan atau situasi kehidupan nyata. VR akan membuat penggunanya merasa seperti merasakan realita tersimulasi langsung, dengan cara menstimulasi penglihatan dan pendengaran user.

AR adalah sebuah teknologi yang menambahkan unsur virtual di atas lingkungan aktual (dunia nyata), sehingga pengalaman yang diberikan lebih berarti lewat interaksi.

Keduanya membuat sebuah ruang bernama Mixed Reality.

Di bawah ini adalah berbagai macam pilihan headset VR dan AR yang disertai bagaimana headset tersebut cocok atau tidak dengan gaya hidupmu.

(Infografis) Headset VR/AR mana yang tepat bagimu?

Headset VR pada infografis ini meliputi: HTC Vive, Samsung Gear VR, Google Cardboard, Oculus VR, FOVE, dan PlayStation VR.

Sedangkan headset AR pada infografis ini meliputi: Microsoft HoloLens, dan Meta 2. Faktor utama mana yang menjadi pertimbanganmu? Kalau saya sih, yang mana yang bisa dipakai sambil tetap berkacamata. Rabun parah soalnya :’D

VR vs AR

Headset VR/AR mana yang tepat bagimu? (+Infografis) | maria teguh | 4.7