Review Film Cek Toko Sebelah (2016)

Brbagi berkesempatan untuk bergabung di screening film Cek Toko Sebelah (2016) di Malang pada hari ini, 24 Desember 2016. 4 hari lebih dulu dari filmnya rilis, sudah gitu berkesempatan meet and greet dengan beberapa pemeran sekaligus kreator film ini, ko Ernest Prakasa.

Biar ga dibilang hoax hihi
Suasana meet and greet Cek Toko Sebelah, Dinoyo Cineplex Malang

Waktu MnG, ada salah satu moviegoers yang tanya ke ko Ernest kenapa kok rilis film CTS hampir bareng sama Hangout. Tahun lalu, film Ngenest juga rilisnya berdekatan dengan film Single. Jadi ada hubungan apa antara ko Ernest dengan Raditya Dika? Yang jelas, Desember ini pengeluaran benar-benar ekstra dah. Banyak film bagus.

Ada netizen yang bertanya-tanya, karena dana terbatas mungkin ya, lebih baik nonton Hangout atau CTS?

Brbagi sih ga nonton Hangout (cuma nonton trailernya saja, kemudian memutuskan ga nonton, tapi selera orang beda-beda lho ya. Lagian pengeluaran bulan ini sudah meluber-luber, jadi terpaksa cuma bisa nonton salah satu). Kalau dari cast, kreator, soundtrack, maupun plot, Brbagi lebih tertarik nonton CTS memang. Mungkin pendapat sebagian netizen di bawah ini bisa membantu menjawab.

Ditonton keduanya juga lebih baik. Bangga Film Indonesia!

Trailer Film Cek Toko Sebelah (2016)

 

Oh ya nih ada behind the scene juga, kata mimin twitter official mereka, silakan ditonton dulu kalau masih ragu, siapa tahu jadi tertarik.

Sinopsis Film Cek Toko Sebelah (2016)

Intinya sih tentang drama keluarga etnis Tionghoa, dengan komedi ala Ernest dkk. Berdasar kisah nyata ini, temen Brbagi juga ada yang mirip-mirip begini ceritanya #ngakungaku

Bapaknya (koh Afuk) punya toko. Mau diwarisin ke anak bungsunya (Erwin) karena si bungsu berhasil ngambil hati sang bapak selama ini, tidak seperti si sulung (Yohan) yang lebih wild. Tapi si bungsu sebenernya prefer mengejar karir di luar negeri. Ya gitu lah ya, konflik keluarga.

Ga banyak deh, intinya itu. Mau lebih detail ke web cineplex kesayangan Anda aja yah, lebih nikmat kalau tanpa baca sinopsis soalnya hehe.

Produser : Chand Parwez Servia – Fiaz Servia
Penulis /Sutradara : Ernest Prakasa
Konsultan Skenario : Jenny Jusuf
Konsultan Komedi : Bene Dion Rajagukguk
Penata Musik : Andhika Triyadi
Penyunting Gambar : Cesa David Luckmansyah
Penata Suara : Khikmawan Santosa – Mohamad Ikhsan Sungkar
Pemain : Ernest Prakasa, Chew Kin Wah, Dion Wiyoko, Gisella Anastasia, Adinia Wirasti, Liant, Dodit Mulyanto, Yusril Fahriza, Awwe, Adjisdoaibu, Tora Sudiro, Yeyen Lidya, Budi Dalton, Arafah Rianti, Anyuncadel, Edward Suhadi, Abdur Arsyad, Sylvester Aldes, Hernawan Yoga, Yudha Keling, dll.

Ost GAC x THEOVERTUNES


Detail kecil yang Brbagi ingat/suka/harus banget gitu disebutin

Part ini boleh di-skip~

~ Kuncoro (Dodit Mulyanto) di scene jaga toko pake kaos kuning merk Keith Haring hihi

~ Mobil Mini Cooper punya Nathalie bikin ngeces

~ Jokes 13+ banyak juga ya…

~ Poster iklan celana dalam pink di depan toko koh Afuk


Kenapa harus nonton Film Cek Toko Sebelah?

Hmm harus mulai dari mana dulu ya. Gak runtut gapapa ya ehe

  • Selama persediaan masih ada, beli minimal 2 tiket gratis CD Soundtrack lho, yang mayoritas diisi oleh GAC x The Overtunes.
    Asli, soundtrack film CTS bagus-bagus. Walaupun ada lagu lawas yang dinyanyikan kembali tapi tetep enak. Terutama opening Keluarga Cemara (ya, ini ga masuk di CD OST nya). Harta yang paling berhargaaaa adalah keluargaaaa~

    Bagi yang kecewa gak kebagian CD soundtrack Cek Toko Sebelah, dengerin di Spotify aja:

 

  • (Terpaksa spoiler) Ada penampilan spesial dari mas Kaesang Pangarep, dengan kemunculan yang tidak diduga.
  • Akting Chew Kin Wah, Dion Wiyoko, Adinia Wirasti dan cast lainnya keren. Bikin jadi gampang larut.
  • Couple Dion Wiyoko & Adinia Wirasti ini kok bikin ngiri ya. Sweet banget. Mana nonton pas malam Minggu lagi haduh…
  • Walaupun kata ko Ernest melibatkan puluhan stand-up comedian dan aktor, tapi masing-masing mendapatkan porsi yang seimbang.
  • Dion Wiyoko sendiri menyatakan kalau Ernest adalah director yang detail dan berkarakter. Setelah nonton, Brbagi percaya.
  • Waktu bikin skenario ko Ernest juga ngegambar grafik emosi penonton kali ya. Baru satu detik mewek, detik berikutnya ketawa. Baru satu menit ketawa, satu menit sedih.
  • Di film-film yang pernah Brbagi tonton, biasanya kalo para stand up comedian di film lagi ngelontarin jokes itu berpotensi garing kriuk kriuk. Tapi di CTS, they got much better. 

Jalan cerita memang sukses ketebak, tapi eksekusi film yang serapi bungkusan kado membuatnya spesial. Terlebih lagi kalau wawasan Anda tergolong luas, Brbagi yakin 100% jokes maupun scene bakal mudeng.

Kemudian langsung salut ke seluruh cast dan kru CTS. Bravoooo!

Ditunggu film ketiganya!

Tags: nonton film cek toko sebelah full movie, review film cek toko sebelah, review cek toko sebelah, cek toko sebelah full movie, film cts, Cek toko sebelah review, cek toko sebelah vs hangout, Hangout vs Cek toko sebelah, nonton cek toko sebelah full movie
Review Film Cek Toko Sebelah (2016) | maria teguh | 4.7