Review Film HEADSHOT (2016)

Berikut ini review film Headshot (2016)

versi beberapa media dan kritikus ternama di dunia:

Kalau ini, trailer filmnya:

Brbagi pertama kali tahu film ini gara-gara mas Ganindra Bimo update di Instagramnya. Bulan lalu kalau gak salah. Terus kepo deh soal Headshot. Cast-nya keren-keren. Brbagi sengaja gak nonton trailernya atau baca sinopsisnya terlebih dahulu, biar asik aja gitu.

Antusiasme di hari pertama premiere film ini (8 Desember 2016) di Kota Malang, terutama di bioskop Mandala, Brbagi rasakan cukup tinggi. Antrean sudah mengular sejak 2 jam sebelum dibuka bioskop. Yaa walaupun ternyata antusiasmenya terbagi antara yang nonton Headshot ataukah Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (dan sebagian kecil lainnya nonton Terjebak Nostalgia atau Cinta Laki-Laki Biasa).

Secara tidak langsung, Brbagi berekspektasi lebih dibandingkan film-film Iko Uwais dan The Mo Brothers sebelum-sebelumnya, katakanlah… The Raid dan The Raid 2.

Secara keseluruhan, Brbagi setuju dengan video review film Headshot yang diposting di Instagram official-nya Headshot. Sambil sedikit menambahkan dalam poin-poin saja ya.

  • Scoring / soundtrack terlebih di scene-scene awal keren banget. Kalau diperhatikan lagi, suara alarm penjara di scene awal itu jadi beat yang nyatu dengan backsound. Sedikit mengingatkan Brbagi dengan Suicide Squad (2016).
  • Sejauh mata memandang, smooth sekali filmnya, hampir gak ada plot hole. Tim produksi sudah belajar banyak dari The Raid 2 sepertinya.
  • Semua adegan fighting-nya tidak akan bisa saya perankan, bahkan sampai saya mati sekalipun wkwk. Top lah.
  • Slow motion (terutama saat fighting) juga gak lebay. Pas. Pada tempatnya.
  • Sinematografi niat banget, (lagi-lagi) pas adegan fighting. Kita-kita yang nonton juga gak bosen karena pengambilan gambar gak pake angle itu-itu melulu.
  • Setting fighting juga memanjakan mata. Di pantai, hutan, bunker, dsb.

Lho kok pujian semua sih? Masa iya gak ada minusnya?

Ya ada. Tapi sedikit. Hal-hal kecil aja kok, yang mungkin juga tidak disadari banyak penonton. Artinya, masih sangat enjoyable.

Tapi kalau memaksa, beberapa highlight aja deh ya yang Brbagi ingat: WARNING MENGANDUNG SEDIKIT SPOILER

  • Kan ada scene dimana kaos si Ishmael/Abdi/Iko Uwais itu bolong/robek, entah kena apa juga Brbagi gak perhatian detil. Naaah robeknya itu gak kayak robek yang artsy gitu, melainkan kaos dengan bolong berbentuk perfect circle di area sekitar perut/pusar. Agak lucu gimana gitu -menurut Brbagi lho ya-
  • Waktu di scene paling klimaks di akhir, cara Ailin/Chelsea Islan menarik Ishmael agak ganjil gitu. Penonton satu teater saja tertawa, entahlah ini sengaja atau gak wkwk. Tapi kalau memang niatnya adegan klimaks yang dramatis, kok jadi kurang sakral jadinya wkwk
  • Scene “I AM YOUR FATHER!!!” membuat Brbagi cekikikan sendiri (di saat yang kurang pas) jadi teringat Star Wars…
  • Karena Brbagi lumayan sering nonton video-video kucing, di adegan fighting itu mengingatkan ketika kucing berantem:

This is BRUTAL. Prepare yourself. You've been warned. Video by @olle.lillebror.ferdinand . . Ty @helena_leo_1990 for submitting

A video posted by ????????Random Cat Compilation???????? (@kats_are_crazy) on

yang lain lupa hehe peace, tapi dari semua kekurangan tersebut, tidak mengurangi kekerenan film ini.


Kalau kalian kangen sama film Indonesia yang berkualitas, tonton Headshot. Download film Headshot?

Usahakan jangan lah… Sudah murah lho ini tiket nontonnya…

Rating film Headshot (2016)
  • - 8.3/10
    8.3/10
8.3/10
Review Film HEADSHOT (2016) | maria teguh | 4.7