Selamat datang di Brbagi.com Selamat berbelanja~

Cara Mewarnai Rambut Model Terbaru: Ombre & Balayage

Belakangan ini, trend hair coloring atau pewarnaan rambut semakin diminati. Berawal dari trend rambut ombre sejak awal 2015 kemaren, hingga sekarang semakin banyak orang yang berani mewarnai gaya rambutnya dengan model balayage hair color.

Adapun warna rambut yang banyak diminati:

  1. Merah
  2. blonde
  3. cokelat tua / muda atau sejenis brunette
  4. silver
  5. biru
  6. ungu
  7. chestnut
  8. turquoise
  9. pink
  10. hijau

Cara Mewarnai Rambut Model Terbaru

Gak perlu lagi deh takut rambut rusak karena pewarnaan. Dengan menerapkan cara yang tepat dan ditangani para ahli, risiko rambut rusak jadi lebih kecil. Apa saja sih langkah demi langkah mewarnai rambut yang benar?

1. Bleaching

Supaya warna lebih ‘masuk’, harus melalui tahap bleaching yaitu menghilangkan pigmen pada rambut. Caranya, campurkan bleaching powder dan air di dalam mangkuk, lalu oleskan hingga merata ke rambut. Jika ingin warna terang seperti merah, biru, atau ungu, sebaiknya proses bleaching dilakukan dua hingga tiga kali. Sekali proses bleaching memakan waktu sekitar setengah jam. Setelah proses bleaching selesai, bilas rambut dengan air dingin. Jangan lupa dikeringkan lagi. Oh ya, sebelum memulai pewarnaan, sebaiknya rambut keramas dulu. Tujuannya untuk membersihkan dan membuat kondisi rambut menjadi kondusif.

Kamu harus paham kondisi rambut, jangan asal bleaching. Ketahanan rambut setiap orang berbeda. Jika salah prosedur, bisa menyebabkan rambut rapuh dan rusak.

2. Coloring

Saat melakukan pewarnaan rambut, sebaiknya aluminium foil digunakan untuk mempercepat penyerapan warna pada rambut. Proses ini memakan waktu sekitar setengah jam. Setelah selesai, bilas rambut dengan air dingin dan keringkan. Teknik ombre dan balayage sepintas sama, tapi ternyata berbeda.

Ombre adalah gradasi dari bagian atas hingga bawah rambut.

Balayage adalah versi baru dari highlight yang dimulai dari bagian dalam atau tengah rambut.

3. Perawatan setelah mewarnai rambut

  1. Sebaiknya kamu tidak mencuci rambut sekitar 3 hari sejak pewarnaan. Sembari menunggu warna diserap sempurna oleh batang rambut, kamu bisa pakai yang namanya dry shampoo biar rambut gak lepek.
  2. Setelah 3 hari, cuci rambutmu dengan shampoo khusus rambut berwarna yang bebas sulfat. Bilas rambut dengan air dingin. Hindari terlalu sering keramas karena warna rambut bisa lekas pudar dan berminyak. Gunakan serum atau vitamin rambut sebagai pengganti kondisioner agar rambutmu tetap lembut dan lembap.
  3. Jangan renang dulu ya. Sebab, kandungan klorin yang tinggi dalam kolam renang atau air laut akan merusak warna rambutmu. Jika kamu memang ingin beraktivitas dalam air, selalu gunakan hair cap dan oleskan serum untuk menghindari kontak langsung antara rambut dan air.

Tapi, menurut Dr Cita Rosita Sigit Prakoeswa dr SpKK(K) FINSDV FAADV, pewarnaan rambut yang dilakukan cukup sering bisa memberikan efek samping seperti dermatitis kontak alergi (DKA).

Komponen Phenylenediamine dan fragrance mix dalam pewarna rambut dapat mengakibatkan reaksi alergi setelah kontak dengan kulit kepala terjadi. Gejala DKA tersebut biasanya juga bervariasi. Mulai rasa gatal pada kulit kepala, kemerahan dan bengkak pada kulit kepala, hingga munculnya ketombe. Yang paling seram adalah munculnya sisik pada wajah terutama sekitar mata dan hidung, hingga bengkak pada wajah terutama di sekitar mata. Ini beneran lho, karena Brbagi sendiri juga pernah tau foto dan video korban yang mewarnai rambut tapi doi punya kulit sensitif. Bengkak memang. Jangan sampe lah ya…

Bukan hanya DKA, rambutmu nanti bisa semakin rapuh. Bahan kimia dalam pewarna akan membuat rambut kehilangan kelembapannya dan merusak kutikula rambut. Dengan begitu, rambut akan kering, rapuh, dan kusam. Kemudian, ada juga proses bleaching untuk mewarnai rambut dengan warna yang lebih terang daripada warna rambut asli. Nah, di proses tersebut, potensi rambut rusak bakal lebih besar karena hancurnya pigmen rambut.

Itulah mengapa, sebelum kamu memutuskan untuk mewarnai rambut, kamu wajib mengetahui kondisi kulit dan rambutmu ya. Kalau mau tetap gaya dan sehat, pastikan dulu kulit kepala dalam kondisi sehat. Jangan lupa pakai shampoo khusus dan gunakan pelembap rambut khusus untuk rambut yang diwarnai. Buat yang berpotensi alergi, lebih baik konsultasi dulu deh sama dokter kulit. Plus:

Tips perawatan rambut yang diwarnai

Memang, lihat orang lain atau idola kita punya rambut yang hits dan lucu bikin kita pengen nyoba juga iya gak? Yaa perlu diingat juga sih kalau rambut bisa cepat rusak kalau kita sering gonta-ganti warna rambut. Terlebih kalau tanpa perawatan yang tepat. Terus, gimana hayo cara merawat rambut yang diwarnai?

hair spa & jangan diikat rambutnya

Perawatan biasa dilakukan dengan keramas pakai air dingin untuk menjaga minyak alami rambut. Selain itu nggak ketinggalan juga pakai conditioner supaya rambut tetap lembut dan tidak kelihatan kaku. Hair spa sebulan sekali buat menjaga rambut agar tidak patah, rusak, bahkan rontok.

Rambut juga jangan keseringan diikat kalau nggak mau rambut kamu makin rontok. Pakailah sisir bentuk brush biar gak kusut dan pakai vitamin sebelum rambut kering.

merawat rambut alami dengan aloe vera

Alternatif hair spa sebulan sekali? Bisa dengan lidah buaya yang lebih alami dan bikin rambut sehat, tebal, dan nggak kering.

deep conditioning dengan virgin coconut oil (VCO)

Perawatan rambut yang diwarnai (maupun natural) bisa dengan produk alami seperti minyak kelapa virgin coconut oil atau VCO untuk deep conditioning. Jangan terlalu sering pakai shampoo, karena bisa bikin warna luntur dan rambut kaku.

Tags: rambut ombre, ombre rambut, harga balayage rambut, pengganti alumunium foil untuk cat rambut, cara ombre rambut warna biru, tutorial mengecat rambut dengan aluminium foil, warna rambut ombre, mewarnai rambut ombre, cara mewarnai rambut merah akibat bleaching menjadi ungu, blaeching rambut ombre hijau
Cara Mewarnai Rambut Model Terbaru: Ombre & Balayage | maria teguh | 4.7
Loading...